Mau Beli Produk Asuransi? Pelajari Dulu Penyebab Klaim Asuransi Ditolak Ini


Apa penyebab klaim asuransi ditolak? Apa yang perlu dipelajari sebelum membeli produk asuransi?

Anda dan sebagian masyarakat umum lainnya mungkin perlu berfikir dua kali sebelum membeli produk asuransi. Alasannya tidak hanya nominal premi yang harus dibayar tiap bulan, namun juga proses klaim yang kadang agak sulit dan bahkan ditolak.

Setiap perusahaan memiliki kebijakan masing-masing terkait proses klaim asuransi. Sehingga dalam hal ini jika ada kesulitan mengenai proses klaim, kemungkinan terjadi ketidakfahaman mengenai kebijakan serta perjanjian yang telah disepakati.

Sebagai pihak tertanggung, kita wajib membaca dan memahami polis asuransi sebab setiap produk yang ditawarkan umumnya mempunyai prosedur klaim yang tidak sama. Intinya jika pengajuan klaim ditolak mungkin salah satu penyebabnya kita tidak mengikuti ketentuan yang ditetapkan seperti yang tertuang dalam polis.

Nah, apa saja penyebab klaim asuransi ditolak? Selain bertanya secara langsung kepada agen asuransi, berikut beberapa hal yang harus dihindari supaya proses klaim asuransi tidak dipersulit.

Perhatikan Apakah Polis Aktif atau Tidak Aktif
Sebelum membeli salah satu produk asuransi perhatikan apakah polis yang ditawarkan adalam kondisi aktif atau tidak aktif. Jika polis dalam kondisi lapse atau tidak aktif sudah jelas klaim tidak bisa dicairkan.

Apa yang menyebabkan polis menjadi lapse? Penyebabnya ada dua, yang pertama pembayaran premi yang melewati jatuh tempo dan nilai tunai asuransi atau nominal unit link tidak cukup untuk mencover premi asuransi.

Bayarlah premi asuransi tepat waktu serta tidak melewati jatuh tempo atau masa tenggang untuk menghindari polis asuransi tidak aktif. Jika pembayaran menggunakan asuransi unit link sebaiknya tidak terlalu sering mencairkan dana secara tunai, kecuali kondisi benar-benar mendesak.

Melebihi Batas Waktu yang Ditentukan
Berapa lama klaim asuransi cair sebenarnya tergantung dari pengajuan klaim itu sendiri. Bahkan bisa jadi klaim akan ditolak karena pengajuannya melebihi batas waktu yang sudah ditentukan.

Dalam setiap produk asuransi umumnya sudah terdapat ketentuan terkait batas waktu proses klaim. Klaim otomatis akan ditolak jika pengajuannya melewati batas waktu atau jatuh tempo.

Oleh sebab itu pelajari dan pahami aturan-aturannya sebelum memutuskan membeli salah satu produk asuransi. Sebagai contoh pengajuan klaim untuk asuransi jiwa 30-60 hari sebelum jatuh tempo dan 3 x 24 jam untuk klaim asuransi mobil.

Tidak Termasuk Dalam Klausul
Bicara mengenai penyebab klaim asuransi ditolak, cakupan dalam klausul juga wajib diperhatikan. Dalam hal ini polis asuransi berisi peraturan atau kesepakatan terkait kriteria-kriteria yang tercover atau tidak tercover dalam tanggungan asuransi.

Jika poin klaim tidak termasuk dalam klausul yang ditanggung asuransi, sudah pasti pengajuan klaim akan ditolak. Hanya ada satu cara untuk menghindari kasus ini yaitu dengan memahami kriteria asuransi secara seksama. Ini penting untuk meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan di masa yang akan datang.

Tidak Melengkapi Dokumen
Mengenai kelalaian apa saja yang menyebabkan klaim asuransi tidak dibayarkan salah satunya karena dokumen-dokumen yang dibutuhkan tidak lengkap. Untuk itu sebelum pengajuan klaim, penuhi semua persyaratan yang diminta dan siapkan semua dokumen yang diperlukan.

Isilah formulir asuransi dengan benar, jujur, dan jelas. Mengapa harus demikian? Karena pihak perusahaan asuransi akan terlebih dulu melakukan pengecekan (misalnya klaim asuransi mobil). Klaim sudah pasti akan ditolak jika pihak tertanggung terbukti memberi informasi yang tidak benar.

Sudah Menderita Penyakit sebelum Polis Dibuat
Sangat disarankan untuk membeli asuransi kesehatan ketika tertanggung masih dalam kondisi sehat. Mengapa harus begitu? Besar kemungkinan klaim asuransi akan ditolak jika ada indikasi bahwa polis dibuat saat tertanggung sudah menderita penyakit tertentu.

Meskipun telah menaati peraturan yang ada dan melewati batas waktu tunggu yang sudah ditentukan, klaim yang diajukan tetap tidak akan  disetujui.

Melakukan Kecurangan atau Tindak Kejahatan Asuransi
Pengajuan klaim asuransi akan ditolak jika tertanggung terbukti melakukan kecurangan, kebohongan, ataupun sabotase untuk mencairkan dana asuransi. Pengecekan formulir klaim yang berisi informasi pengajuan klaim tetap akan dilakukan pasca pengajuan.

Jadi indikasi kecurangan sekecil apapun tetap akan terlihat. Misalnya pura-pura sakit untuk memperoleh dana pengobatan atau pura-pura mengalami kecelakaan mobil untuk mendapatkan ganti unit mobil baru atau biaya perbaikan.

Pihak Tertanggung Melanggar Hukum
Sama halnya dengan tindak kecurangan, pengajuan klaim asuransi pemegang polis atau tertanggung yang terbukti melanggar hukum juga akan ditolak. Salah satu contoh asuransi mobil. Klaim asuransi akan ditolak jika kecelakaan disebabkan oleh pemegang polis yang ugal-ugalan dalam mengendarai mobilnya.

Seluruh produk asuransi dan polis asuransi berjalan dalam koridor hukum. Dengan demikian penyebab klaim asuransi ditolak salah satunya karena ada indikasi tindak kejahatan yang dilakukan oleh pemegang polis itu sendiri.

Sumber: https://www.harapanrakyat.com/

Post a Comment

1 Comments

  1. tidak masalah selama cara pemberian informasi agent ke nasabah dengan sangat jelas sejelas-jelasnya. kadang karena hanya mengejar target tidak diberitahukan kepada nasabah bahwa ada hal-hal tertentu yang tidak bisa dicover oleh asuransi. sehingga nasabah merasa seperti 'ditipu', padahal hanya karena misskomunikasi saja.

    Salam,
    Clotee

    ReplyDelete