Jasa Pengurusan SIUJK: Dokumen yang Dibutuhkan untuk Memperoleh SIUJK bagi BUJKA


Tantangan globalisasi yang semakin tinggi membuat setiap usaha bersaing memberikan yang terbaik, tak terkecuali usaha di bidang jasa konstruksi. Indonesia yang kini tengah giat membangun infrastruktur membuat semakin banyak badan usaha jasa konstruksi asing (BUJKA) membuka perwakilannya di Indonesia. Untuk menyelenggarakan usahanya, setiap BUJKA harus mengantongi SIUJK dan dapat meminta jasa pengurusan SIUJK untuk membantu pengurusannya.

Dokumen yang Dibutuhkan untuk Mendapatkan SIUJK BUJKA
IUJK terdiri dari beberapa jenis, yakni IUJK Nasional, IUJK untuk BUJKA dan juga IUJK untuk Penanaman Modal Asing. Perbedaan mendasar dari IUJK Nasional dan juga IUJK BUJKA adalah IUJK nasional memiliki modal 100% yang berasal dari dalam negeri. Sementara untuk IUJK BUJKA, maka kedudukannya berada di luar negeri dengan modal dari luar namun membuka cabang perwakilan konstruksi di Indonesia.

Berikut adalah dokumen yang harus dipenuhi bagi BUJKA:

    • Salinan akta dari pendirian BUJKA asli atau perusahaan induk yang ada di negara asalnya. Salinan akta ini harus sudah mendapatkan legalisir resmi baik dari lembaga yang berwenang maupun notaris publik yang ada di negara tersebut.

    • Menyerahkan surat rekomendasi yang diterbitkan oleh kedutaan besar negara tempat BUJKA itu berdiri yang berkedudukan di Indonesia. Surat rekomendasi ini menyatakan bahwa BUJKA yang membuka cabang perwakilannya di Indonesia memang merupakan badan usaha yang terdaftar dengan sah di negara aslinya.

    • Surat permohonan dengan isi yang ditujukan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan ditembuskan ke Kepala Unit Kerja. Anda bisa meminta bantuan jasa pembuatan SIUJK.

    • Menyerahkan Salinan dari sertifikat kesetaraan yang dilegalisir secara resmi oleh Lembaga berwenang Tingkat Nasional

    • Menyerahkan daftar riwayat hidup atau curriculum vitae dari orang yang menjadi Kepala Perwakilan BUJKA atau calon kepala perwakilannya. Juga perlu dilampirkan keterangan berupa surat penunjukkan bahwa orang tersebut adalah orang yang ditunjuk sebagai kepala perwakilan BUJKA yang dikeluarkan oleh BUJKA negara asalnya.

    • Salinan atau fotocopy dari surat keterangan tempat kantor perwakilan BUJKA berdiri di Indonesia. Surat yang menerangkan domisili kantor ini diterbitkan oleh kantor kelurahan setempat.

    • Salinan IUJK dari Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) Asing induk di negara asalnya dan masih berlaku serta sudah dilegalisir oleh instansi yang mengeluarkannya di negara asalnya.

    • Data umum Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) Asing

    • Salinan dari laporan keuangan terbaru Badan Usaha Jasa Konstruksi (BUJK) Asing induk yang ada di negara asalnya. Laporan keuangan ini juga sudah harus diaudit oleh pihak berwenang yakni akuntan publik di tempat tersebut.

Selain dokumen inti di atas, juga harus disertakan dokumen pernyataan keaslian dari dokumen tersebut. Untuk proses yang lebih jelas, Anda bisa memanfaatkan jasa pengurusan SIUJK agar prosesnya lebih mudah dan efisien.

Post a Comment

0 Comments